Polisi Mengaku Tak Tahu soal Maraknya Aktivitas Penyedotan BBM Subsidi di Buton

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Kepolisian Resor (Polres) Buton mengaku tak tahu menahu soal maraknya aktivitas penyedotan BBM subsidi jenis solar dan pertalite di wilayah Kabupaten Buton.

Tidak hanya itu, kepolisian juga tidak tahu mengenai adanya penadah yang menjual BBM subsidi ke luar daerah.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala, S.H.,M.H melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/7/2026) sore.

“Kami tidak tahu 🙏,” kata Sunarton.

Sunarton bilang, tindakan yang dilakukan polisi sampai dengan saat ini yaitu mendatangi dan mengkonfirmasi ke pihak SPBU Pasarwajo.

“Tindakan kami sampai dengan. Saat ini mendatangi dan mengkonfirmasi kepada pihak pengelola SPBU seperti rilis yang kirimkan diatas 🙏,” ujarnya.

Melalui rilis yang dikirim ke media ini, Sunarton mengatakan, Unit 2 Tipidter Satreskrim Polres Buton yang dipimpin langsung oleh Aiptu Agus, S.H.,M.H bersama Kanit Paminal Polres Buton, Aiptu Marzuki, S.H melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap aktifitas pelayanan di SPBU H. Rauf Gulupu yang terletak di Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, Minggu (19/7/2026) sekira pukul 11.00 WITA.

Adapun hasil Pengecekan sebagai berikut :

1. Bahwa tidak terdapat antrian kendaraan di SPBU saat pelayanan hanya terdapat beberapa kendaraan R6 Truck yang berjejer menunggu masuknya stock BBM Solar dari Depot Pertamina Baubau, pihak SPBU hanya melayani Non Subsidi yaitu Pertamax dan Dexlite

2. Bahwa berdasarkan keterangan dari Pihak SPBU terkait antrian lebih banyak terdapat saat masuknya stock Solar dari Depot Pertamina Baubau dikarenakan banyaknya R6 Truck yg mengantri utk mendapatkan jatah solar ditambah dgn Kendaraan R2 yang mengantri BBM Pertalite

3. Bahwa berdasarkan keterangan dari pihak SPBU antrian bisa terjadi karena areal SPBU yang berdekatan dengan jalan raya yang sempit serta areal lokasi SPBU yang tidak terlalu luas

4. Bahwa terkait pendistribusian atau stock BBM pihak SPBU menjelaskan tidak ada masalah dalam hal distribusinya

5. Bahwa dalam seminggu jatah BBM Subsidi Pertalite masuk sebanyak 6 (enam kali) sedangkan untuk BBM Subsidi Solar masuk hanya 2 (dua) kali seminggu. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *