Anaknya Wakili Buton sebagai Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Sultra, Orang Tua Siswa SMAN 1 Wabula Ini Keluhkan Tak Ada Perhatian dari Pemda

Oplus_131072

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Orang tua siswa SMAN 1 Wabula, Suyatni keluhkan anaknya Ernesto Bejana yang mewakili Buton sebagai Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026, tak mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buton.

Hal itu terlihat dari postingan akun Facebook miliknya atas nama Suyatni Wabula. Dimana, dalam postingannya, ia terkesan bertanya tentang kabar anaknya yang hanya dilepas begitu saja.

“Apa khabar anakq Ernesto Bejana yang hanya di lepaskan begitu saja πŸ˜€πŸ˜€Β Β Tapi tidak apa2 lah. Cukup kita ambil hikmahx saja….πŸ™πŸ™,” tulis Suyatni Wabula di akun Facebooknya hari ini, Sabtu (25/7/2026).

Postingan yang diunggah sekira 4 jam lalu itu pun menuai beragam komentar dari netizen, dan mendapatkan 17 like atau suka serta 23 komentar.

Salah satunya dari akun Facebook Bengkel Pisau dan Parang yang mengomentari postingan tersebut dengan nada atau kalimat bertanya.

“Lepas begitu saja kah ….kaya kasi turun anak ayam aja …..minimal kasi bonus kah atau uang jalan ….. perwakilan kabupaten ini bukan perwakilan TK,” tulisnya.

“Itu mhe kasian pak makax kita heran kita orang tua ini. jangan kn uang jalan transport saja kita tanggung sendiri semua πŸ™πŸ™,” jawab Suyatni Wabula membalas komentar Bengkel Pisau dan Parang.

Netizen lainnya Ida Maidah, turut memberikan komentar. Katanya, jika hal itu terjadi pada anaknya, ia memilih tidak memberikan izin.

“Kalau sy tanggung sendiri sy tdk izinkan tuk ikut kegiatan selanjutnya, setidaknya kepsek SMA nya yg kasi ongkos transportnya Krn dia bawa jg nama sekolah nya,” katanya.

Terkait itu, Kepala SMAN 1 Wabula, Iswahyudi mengakui, tidak ada uang saku ataupun akomodasi yang diberikan dari Pemda Buton.

“Memang setahu saya tidak ada dari kabupaten,” katanya dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Sabtu (25/7/2026) sore.

Bahkan lanjut Iswahyudi, jelang keberangkatan Ernesto Bejana ke Kendari pada Minggu (26/7/2026) besok, tidak ada dari pihak Pemda yang datang menjemput untuk melakukan pelepasan secara resmi.

“Tidak ada pihak dari Pemda yang datang ke sekolah untuk menjemput atau melakukan pelepasan,” ujarnya.

Mengenai uang saku atau akomodasi dari sekolah, Iswahyudi juga mengaku tidak ada anggaran untuk itu. Katanya selama ini, jika siswanya menjadi anggota Paskibraka tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten, semuanya ditanggung dari panitia kecamatan atau kabupaten.

“Selama ini memang kalo siswa kami jadi anggota Paskibraka itu baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, semuanya ditanggung panitia,” ungkapnya.

“Kalo sekolah hanya mengurusi soal administrasinya saja seperti izin dan sebagainya,” sambung Iswahyudi.

Meski begitu, ia berpesan kepada Ernesto Bejana untuk tetap semangat dan memberikan yang terbaik.

“Kita kasih pesan dan wanti-wanti untuk tetap semangat dan berusaha melakukan yang terbaik sebagai anggota Paskibraka,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, terawangnews.com masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi atau tanggapan dari Pemda Buton, khususnya Kesbangpol. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *