Joki BBM Subsidi di SPBU Pasarwajo Makin Marak, Pengendara: “Polres Buton Dimana, Masa Mereka Tidak Tahu”

Oplus_131072

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Aktivitas para Joki BBM subsidi di SPBU Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, makin marak.

Salah seorang pengendara mobil inisial PL yang mengantri di SPBU Pasarwajo, Sabtu (1/8/2026) sore, mempetanyakan kinerja Polres Buton atas maraknya kendaraan yang bolak-balik isi BBM subsidi jenis pertalite di SPBU Pasarwajo.

“Masa pihak Polres Buton tidak mengetahui dengan adanya antrean panjang, panjang sekali sampe di jalan-jalan raya sana, tidak ada yang tahukah ini masa tidak ada yang tahu,” kata PL dalam video yang dikirimkan ke media ini, Sabtu (1/8/2026) sore.

Video yang berdurasi 42 detik itu, nampak para Joki sedang mengantri BBM yang didominasi kendaraan roda dua berukuran besar.

“Suka-sukanya mereka (Joki BBM-red) kalo dia mengantri, dia majukah dia mau tidakkah, suka-sukanya mereka,” kesal PL.

Pada video lainnya, PL menyebut para Joki terkesan mengatur alur antrean. Bahkan satu nosel pertalite diduga dikuasai mereka.

“Dari sini sampe ujung sana sampe di depan nosel sana semua ini penyedot-penyedot, baru mereka-mereka ini seolah-olah mengatur-mengatur, mereka kuasai itu noselnya pertalite,” ungkapnya dengan nada ketus.

Menurut PL, mengais rezeki itu boleh-boleh saja. Namun, hak-hak orang lain juga jangan diambil. Bahkan, kata PL pemandangan seperti ini setiap hari terjadi di SPBU Pasarwajo, namun tidak ada tindakan tegas dari SPBU malah terkesan melakukan pembiaran.

“Setiap hari begini, bagaimana ini tanggapannya, pembiaran di SPBU Pasarwajo, masa begini, cari uang – cari uang tapi utamakan juga dank masyarakat umum yang gunakan ini pertalite bukan hanya kalian yang mau pake ini bensin,” ungkap PL.

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Buton, Iptu Anwar mengatakan, bahwa hal tersebut sudah dimonitor oleh Unit Tipiter Polres Buton.

“Informasi dari Kanit Tipiter itu sudah di monitor dinda,” kata Anwar melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/8/2026) malam.

Saat ditanya lebih lanjut, sistem monitor seperti apa yang dilakukan, dan bagaimana sikap Polres terhadap para joki BBM subsidi dan pihak SPBU yang diduga melakukan pembiaran? Anwar mengaku tidak tahu.

“Saya kurang tahu monitornya seperti apa cuman jawaban Kanit Tipiter dia sudah monitor,” tutupnya. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *