Diduga Abaikan Instruksi Presiden Prabowo, Kepala SPPG Siotapina Diminta Dicopot

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Rakyat Nusantara (Baranusa) Republik Indonesia (RI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta KPPG Sultra, Mulyadi untuk segera mencopot Kepala SPPG Siontapina karena diduga telah melanggar instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPW Baranusa Sultra, Nandha mengatakan, Prabowo Subianto telah menginstruksikan penyajian menu makan bergizi gratis (MBG) khususnya telur harus direbus utuh atau diceplok. Namun, dapur SPPG Siotapina diduga justru mengabaikan hal tersebut.

“Jadi saya minta Ahli Gizi atau Kepala SPPG Siotapina harus diganti,” katanya seperti rilis yang diterima media ini, Sabtu (25/7/2026) siang.

Ia pun berharap, semua dapur MBG atau SPPG yang ada di Kepulauan Buton harus mengikuti aturan atau instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam penyajian menu MBG, sehingga program unggulan Prabowo tersebut berjalan sesuai harapan pemerintah.

“Saya mengharap semua dapur MBG atau SPPG yang ada di Kepulauan Buton harus mematuhi instruksi Prabowo Subianto seperti ayam harus dipotong menjadi 10 dan telur itu harus diceplok atau direbus utuh,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, dapur MBG atau SPPG Siotapina yang berada di Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton diduga telah melanggar instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penyajian menu telur dalam MBG.

Dimana, SPPG Siotapina tepatnya hari Jumat (24/7/2026) telah membagikan MBG khususnya untuk siswa siswi TK Wakailampa dan balita, telurnya dikukus bukan direbus utuh atau diceplok sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Terkait itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak SPPG Siotapina. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *