Terkena Jebakan Tikus, Petani Berusia 62 Tahun Tewas

0
15
Ilustrasi (Foto: ist).

Terawangnews.com, SRAGEN – Perangkap jebakan tikus dengan setrum listrik kembali memakan korban petani Sragen, Rabu (4/11/2020) pagi. Bahkan dalam sepekan ini dua korban meregang nyawa di areal persawahan.

Data yang dihimpun RRI, seorang petani asal Kecamatan Sukodono tewas di sawah tetangganya karena tersengat listrik jebakan tikus. Kejadian itu tidak diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga kuat, korban sudah meninggal beberapa jam sebelumnya.

Korban diketahui dengan nama Jumino (62) asal Putatsewu RT 2, Jatitengah, Sukodono, Sragen. Kakek paruh baya itu ditemukan tewas di pematang sawah milik tetangganya, Pariman (59) asal Lemahireng RT 5, Jatitengah, Sukodono, Sragen. Jumino merupakan korban ke 12 jebakan tikus listrik dalam kurun 2020.

Jumino dilaporkan pamit ke sawah pada Selasa (3/11/2020) pukul 23.00 WIB. Namun sampai Rabu pagi keluarga tidak mendapatkan dia pulang. Selang beberapa waktu, pihak yang mendengar orang meninggal dunia di sawah karena kesetrum. Setelah keluarga mendatangi lokasi dipastikan korban adalah Jumino.  

Saat ditemukan, posisinya tergeletak di sawah kakinya menjuntai di pematang.

“Korban merupakan warga Putatsewu RT 2 Jatitengah,” ungkap Sagi, Lurah Jatitengah saat dikonfirmasi wartawan dikutip dari rri.co.id.

Sagi tidak dapat melihat secara pasti jumlah kasus jebakan tikus listrik di wilayahnya. Namun pihaknya memastikan setiap acara perangkat desa Muspika selalu menyampaikan imbauan agar tidak menggunakan listrik untuk menjaga tikus.

“Setiap ada acara pak Camat Pak Kapolsek bahkan kelompok tani sudah sosialisasi, jangan terverifikasi tikus dengan aliran listrik. Karena masyarakat sendiri yang ngeyel akhirnya ya gitu,” bebernya.

Dia mengakui, serangan hama tikus memang terjadi di Desa Jatitengah. Namun sudah-sudah tidak pernah sampai fatal, karena ada dipasangi yang aliran listrik itu.

“Karena mungkin dipasangi jebakan listrik itu jadi tidak ada yang fatal. Kemarin pas musim tanam jagung itu ada yang fatal,” imbuhnya.

Sebelumnya dua hari lalu seorang petani asal Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen ditemukan tewas terkena setrum jebakan tikus di sawahnya sendiri, Senin (2/11/2020).

Korban diketahui bernama Suyadi (58) warga Dukuh Tanjang RT 21, Kedung Upit, Sragen. Petani malang tewas meregang nyawa di sawahnya Dukuh Gabus Wetan RT 6, Desa Gabus, Ngrampal, Sragen.

Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul “Lagi, Petani Sragen Tewas Kena Jebakan Tikus”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here