Ditangkap KPK, Ini Bocoran Dugaan yang Dilakukan Menteri KKP

0
413

TerawangNews.com, JAKARTA – KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo malam dini hari tadi Rabu (25/11/2020). Selain, Edhy Prabowo KPK juga menangkap beserta beberapa pegawai KKP.

Dikutip dari rri.co.id, sebelumnya tertangkapnya Edhy oleh KPI, ternyata Kementeriannya telah melakukan kegiatan pembukaan ekspor benih lobster.

KKP dilaporkan telah memberikan izin kepada 30 perusahaan yang terdiri atas 25 perseroan terbatas atau PT, tiga persekutuan komanditer alias CV, dan dua perusahaan berbentuk usaha dagang atau UD.

Namun, kejanggalan terjadi ketika ditemukan 25 perusahaan baru dibentuk dalam waktu 2-3 bulan ke belakang berdasarkan akta. Di samping itu, sejumlah kader partai diduga menjadi aktor di belakang perusahaan-perusahaan ini.

Pada PT Royal Samudera Nusantara, misalnya, tercantum nama Ahmad Bahtiar Sebayang sebagai komisaris utama. Bahtiar merupakan Wakil Ketua Umum Tunas Indonesia Raya, underbouw Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra. Tiga eksportir lainnya juga terafiliasi dengan partai yang sama.

Ada pula nama Fahri Hamzah, mantan Wakil Ketua DPR, sebagai pemegang saham salah satu perusahaan dan tertera nama lain dari Partai Golkar. Muncul juga nama Buntaran, pegawai negeri sipil (PNS) yang dipecat pada era Menteri Susi Pudjiastuti. Dia terlibat perkara penyelundupan benih dan pencucian uang sehingga divonis 10 tahun penjara.

Dalam keterangannya, Tim Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP mengatakan penerbitan izin itu dilakukan oleh tim yang dibentuk Kementerian.

“Tim tersebut melakukan pengawalan proses penilaian kelayakan sebuah badan usaha menjadi pembudidaya lobster dan calon eksportir BBL (benur) sesuai dengan kriteria dan mekanisme yang disusun yang tertuang dalam Juknis (petunjuk teknis),” kata tim humas KKP melalui keterangan tertulisnya, 6 Juli 2020.

Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul “Ini Bocoran Dugaan Menteri KKP Ditangkap KPK,”.

(al) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here