Minim Nakes, Kasus Covid-19 Meningkat, Dirut RSUD Buton Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

0
449

TERAWANGNEWS.com, Buton –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah kekurangan tenaga kesehatan (Nakes). Ditambah lagi beberapa nakes lainnya saat ini terpapar Covid-19 dan dikarantina mandiri.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) RSUD Buton, dr. Ramli Code saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (23/7/2021).

Mengenai hal ini lanjut Ramli Code, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Buton untuk penambahan nakes dari puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Pasarwajo.

“Kita bisa buka sebanyak mungkin ruang perawatan cuma keandalanya begitu kita buka ruang perawatan baru lagi, berarti kita butuh tenaga baru sehingga tadi kami sudah diskusi dengan Pak Sekda (Zilfar Djafar-red),  kemarin Pak Bupati (La Bakry-red) sudah respon dengan baik, dengan cepat sekali respon, kita minta bantuan tenaga kesehatan dari Puskesmas untuk tahap pertama kurang lebih 15 orang, untuk membantu kami di rumah sakit,” katanya.

Apalagi sebut Ramli, saat ini beberapa puskesmas yang ada diwilayah Kabupaten Buton akan merujuk pasiennya yang diduga terpapar Covid-19.

“Karena ini rujukan dari puskesmas sudah banyak sekali mulai dari tadi malam dari Wajah Jaya, Ambuau, dan Lasalimu. Dan tidak ada kalau sudah dirujuk dan sudah komunikasi dengan Call Center nya rumah sakit tidak mungkin kita tolak,” sebutnya.

Dan saat ini ungkap Ramli, dalam sepekan terakhir, RSUD Buton mengalami peningkatan kasus Covid-19 dengan hasil laboratorium pertama adalah Rapid Antigen dan bergejalah sesak napas.

“Kondisi hari ini, hari Jum’at tanggal 23 Juli sekarang jam 4 lewat 20 menit itu pasien suspek Covid yang ada di kamar isolasi berjumlah 10 dan ada di UGD ada 3 yang akan masuk lagi di kamar isolasi dan hampir semuanya bergejalah,” ungkapnya.

Untuk itu, Ramli Code mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buton, protokol kesehatan lebih ditegakkan lagi karena penularan penyakit Covid-19 yang sekarang ini sangat menular,” imbaunya.

“Dimana-mana dimasyarakat yang ada kerumunan-kerumunan, jangan sampai masuk di rumah sakit dengan kondisi yang sangat sesak sekali itu akan sangat berat penanganannya,” harapnya.

Reporter: Rasmin Tara

Editor: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here