Rapat Penandatanganan NPHD, Kadispora Sebut Ketua KONI Tak Punya Niat Bangun Buton, Syamsir Mencak-mencak

0
605

TERAWANGNEWS.com, Buton – Rapat penandatanganan Nota Pemberian Hibah Daerah (NPHD) pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung dengan adu pendapat di Aula Kantor Bupati Buton, Selasa (10/8/2021).

Hal itu terjadi karena Ketua KONI Babupaten Buton, LM. Syamsir Siri Ikrami tidak hadir rapat tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Buton, Zainudin Napa mengatakan bahwa, Ketua KONI Kabupaten Buton tak memiliki niat membangun Buton, khususnya di bidang olahraga.

“Ini berarti Ketua KONI tidak ada niatan sama sekali,” katanya saat menyampaikan pendapatnya dalam rapat tersebut.

Sementara itu, salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Buton, Sabaruddin Paena, juga selaku Ketua Umum cabang olahraga IMI Buton mengaku bahwa, saat ini Ketua KONI masih berada di Kendari.

“Percuma kita hubungi hari ini, sekarang beliau ada di Kendari, ungkapnya.

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Ketua Pengurus Harian KONI, Kadis Kebudayaan, La Ode Syamsudin, dan para Ketua Cabor Kabupaten Buton.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Buton, LM. Syamsir Siri Ikrami secara tegas membantah tudingan terhadap dirinya.

Menurutnya, ketidak hadirannya dalam rapat tersebut, bukan urusan Dispora. Sebab, kata dia, Dispora tak punya hak untuk mengintervensi KONI, khsusunya persoalan NPHD.

“Urusan saya, saya mau hadir atau tidak, tidak ada hak dia mau intervensi KONI, secara teknis itu penerima hibah yang lakukan bukan Dispora yang atur saya, kita ini mitra,” katanya melalui sambungan telepon.

Selain itu lanjut La Cili (Sapaan akrab LM. Syamsir Siri Ikrami-red), Dispora tidak memiliki kewenangan untuk mengundang KONI dalam hal NPHD.

“Tidak ada kewenangannya dia mengundang cabor, tidak boleh itu, itu NPHD nanti KONI, kok NPHD kayak kita mau pesta,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada semua pihak, agar tidak saling menyalahkan. Sebab, kata dia, keputusan Buton sebagai tuan rumah Porprov 2022 sebenarnya sudah mau dicabut. Namun, demi Buton, ia rela pasang badan.

“Jangan saling menyalahkan, tau ngga kita mau dicabut dari tuan rumah, tapi saya paksakan terus, hari-hari saya ini pasang badan. Saya ini pasang badan terus di sini (Kendari-red). Kalo saya tidak konsisten, untuk apa,” pungkasnya.

Reporter: Rasmin Tara

Editor: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here