Presentase Vaksinasi di Buton Masih Rendah, Plt Kadinkes: Kita Terus Berupaya dan Jangan Percaya Hoax

0
99

TERAWANGNEWS.com, Buton – Presentase vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) terbilang masih rendah atau baru mencapai sekira 30 persen dari yang ditargetkan yaitu minimal 70 persen.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Buton, Alimani di salah satu warung makan di Kecamatan Pasarwajo, Selasa (21/9/2021) siang.

Meski begitu, pihaknya dan instansi serta stakeholder yang ada seperti TNI, Polri dan Dinas Pendidikan Buton serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sultra terus berkoordinasi untuk mencapai target tersebut.

“Presentase sekitar 30 persen inikan masih data sementara, tapikan kita dengan pihak terkait lainnya terus berupaya agar target bisa tercapai, karena memang ini tanggungjawab bersama. Namun, link sektornya memang di Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Apalagi saat ini lanjut Alimani, program vaksinasi juga telah menyasar usia 12 tahun hingga 17 tahun.

“Seperti vaksinasi yang dilakukan di SMA di Kecamatan Wabula hari ini,” sebutnya.

Menurut Alimani, salah satu yang menyebabkan rendahnya presentase vaksinasi dikarenakan antara lain, masyarakat masih percaya terhadap berita-berita Hoax yang menyebutkan vaksin tidak aman dan berbahaya bagi tubuh.

“Ini karena masyarakat masih percaya berita-berita Hoax yang mengatakan bahwa vaksin itu tidak aman dan berbahaya bagi tubuh, padahal itu tidak benar karena vaksin itu aman dan sehat,” tegasnya.

Dikutip dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo ingin supaya vaksinasi Covid-19 terus dipercepat dan diperluas di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menargetkan, 70 persen penduduk Tanah Air sudah menerima vaksin pada akhir tahun ini.

“Kita harapkan di akhir tahun nanti lebih dari 70 persen masyarakat sudah divaksinasi,” kata Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (10/9/2021).

Jokowi mengatakan, semakin cepat vaksinasi selesai maka kekebalan komunal atau herd immunity akan semakin cepat terbentuk.

Vaksin diharapkan bisa memberi perlindungan maksimal sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Presiden mengingatkan bahwa virus corona tak akan hilang sepenuhnya, sehingga perlu upaya untuk melindungi diri, salah satunya dengan vaksinasi.

Penulis: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here