Rumah Warga di Dusun Bajo Desa Kumbewaha Sering Diterjang Ombak, Sabaruddin Paena Pastikan Tahun 2022 Dibuatkan Pengaman Pantai

0
163

TERAWANGNEWS.com, Buton – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Buton, Sabaruddin Paena memastikan tahun 2022 mendatang, pengaman pantai akan dibangun di Dusun Bajo, Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini mengingat hampir setiap tahun, rumah warga di Dusun Bajo tersebut sering diterjang ombak yang mengakibatkan beberapa rumah masyarakat setempat roboh. Seperti yang terjadi pada Kamis (23/12/2021) malam, akibat hantaman ombak, satu rumah rumah warga hancur.

“Jadi tahun depan saya pastikan bahwa pengaman pantai di Dusun Bajo ini akan dibuat,” kata Sabaruddin Paena didampingi Kepala Desa Kumbewaha dan Kepala Dusun Bajo saat berdialog langsung dengan masyarakat Dusun Bajo di Dusun Bajo, Jum’at (24/12/2021) siang sekira pukul 14.00 WITA.

Rencana pembuatan pengaman pantai tersebut lanjut Sabaruddin Paena, merupakan hasil usulan proposal yang diajukan Kepala Desa Kumbewaha, Muharuddin kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Burhanuddin melalui dirinya yang diamni Gubernur Sultra, Ali Mazi.

“Dua minggu lalu saya telah berjuang menghadap Bapak Gubernur dan Kepala Dinas Sumbar Air dan Bina Marga Sultra sehubungan dengan proposal yang diajukan kepala desa yaitu pembuatan pengamanan pantai di Dusun Bajo ini,” ungkapnya.

“Dan alhamdulillah itu dijawab oleh Bapak Gubernur dan akan dilaksanakan tahun 2022, tahap perencanaannya itu dimulai Januari tahun depan, jadi ketika sudah ada perencanaannya maka otomatis fisiknya juga akan dibangun di tahun itu juga,” tegas Sabaruddin Paena diiringi tepuk tangan riuh masyarakat Dusun Bajo.

Hal ini tambah Sabaruddin Paena, merupakan komitmen dirinya dari Partai Nasdem untuk terus mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Buton khususnya di daerah konstituennya yaitu di wilayah Kecamatan Wolowa, Siotapina, dan Lasalimu Selatan.

“Ini adalah komitmen saya dari Partai Nadem, saya tidak melihat lagi berapa suara saya saat Pilcaleg 2019 lalu karena walaupun tidak ada suara saya di Dusun Bajo tapi saya tetap mengabdi untuk masyarajat di Dusun Bajo ini,” bebernya.

Ia juga menyebutkan, selain pengaman pantai yang akan dibuat di Dusun Bajo, pembangunan serupa juga akan lebih dahulu dibuat di Dusun Lahindaro desa setempat dengan anggaran sekira Rp1,1 miliar.

“Tahun depan bulan Februari itu fisiknya pengaman pantai akan lebih dahulu dibuat di Dusun Lahindaro, anggarannya sekitar 1,1 miliar, kemudian ditahun yang sama akan dilanjutkan di Dusun Bajo,” sebutnya.

Pada kesempatan itu juga, untuk lebih meyakinkan masyarakat, Sabaruddin Paena langsung menghubungi Kepala Dinas PU Sultra melalui telepon terkait rencana pembuatan pengaman pantai di Dusun Bajo.

Dalam percakapannya dengan Kepala Dinas PU Sultra tersebut dengan pengeras suara yang langsung didengar masyarakat Dusun Bajo, Kepala Dinas PU Sultra memastikan bahwa pembangunan pangaman pantai akan dilakukan pada tahun 2022 mendatang.

“Kita akan tetap laksanakan, apalagi Pak Gubernur juga sudah mengetahui hal itu,  kami juga ikut prihatin dengan apa yang dialami masyatakat Bajo,” kata Kepala Dinas Sumber Air dan Mineral Sultra, Burhanuddin.

Ini semua dapat terwujud masih kata Sabaruddin Paena, juga karena berkat komunikasi atau kolaborasi yang terus menurus dilakukan antara dirinya dengan Anggota DPRD Sultra, Syahrul Said, keterwakilan dari daerah pemilihan (Dapil) 4.

“Jadi ini semua juga berkat dukungan dari Bapak Syahrul Said Anggota DPRD Sultra dari Partai Nasdem keterwakilan dapil 4,” jelasnya.

Selain itu, Sabaruddin Paena juga menepis isu bahwa apa yang dilakukannya saat ini untuk mendapatkan suara pada Pilcaleg 2024 mendatang, seperti yang disampaikan Kepala Dusun Bajo, bahwa jika keinginan mereka dapat direalisasikan, maka ia dan masyarakatnya akan kembali memilih Sabaruddin Paena.

“Soal 2024 itu nanti lagi baru kita lihat, tapi yang pasti yang saya lakukan saat ini hanyalah semata-mata sebagai wujud pengabdian saya kepada masyarakat, karena saya yakin tanpa saya minta pun, masyarakat sudah melihat apa yang sudah saya lakukan,” tepisnya.

“Karena menurut saya, pesta demokrasi itu hanya sebatas untuk memenangkan perjuangan, tapi soal pengabdian dan pembangunan daerah itu wajib hukumnya,” sambung Politisi Nasdem ini.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Kumbewaha, Muharuddin mengucapkan terimakasih kepada Sabaruddin Paena, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Burhanuddin dan Gubernur Sultra Ali Mazi atas perhatian yang diberikan kepada desa masyarakatnya khususnya rencana pembangunan pengaman pantai.

“Saya mewakili pemerintah desa dan masyarakat Desa Kumbewaha mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Sabaruddin Paena, karena melalui bapak apa yang kami inginkan bisa terealisasi,” katanya penuh syukur.

Hal senada juga dikatakan masyarakat Dusun Bajo. Menurut mereka, Sabaruddin Paena adalah salah satu tokoh politik atau Anggota DPRD Buton yang pantas dijadikan panutan karena sering turun ke lapangan untuk melihat langsung masyarakatnya.

“Ini dia bagus, kita senang kalo ada Anggota DPR begini, kita memang sering dengar kalo beliau ini suka turun di lapangan, dan hari ini kami semua lihat langsung,” kata mereka.

Penulis: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here