Rutinitas Jum’at Keliling, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Buton Sabaruddin Paena Sumbang Dana Pembuatan Pagar Masjid Desa Kuraa

0
174

TERAWANGNEWS.com, Buton – Jum’at keliling, sudah menjadi rutinitas yang dilakukan oleh Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Buton, Sabaruddin Paena.

Hal itu dilakukan, selain untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga untuk memperat tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya di daerah konstituennya.

Seperti salat berjamaah yang dilakukan di Masjid Desa Kuraa, Kecamatan Siotapina, Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jum’at (24/12/2021) kemarin.

Usai Salat Jum’at, setelah berbincang-bincang dengan Imam Masjid, Panitia Pembangunan Masjid dan para jamaah, Sabaruddin Paena langsung memberikan bantuan berupa uang untuk pembuatan pagar masjid tersebut.

“Jadi setelah saya berbincang-bincang dengan Imam Masjid, Panitia Pembangunan Masjid dan para jamaah, saya langsung sumbang uang untuk pembuatan pagar masjid,” kata Sabaruddin Paena, Sabtu (25/12/2021).

Selain untuk membantu meringankan beban Panitia Pembangunan Masjid, ia juga meminta agar almarhummah Hj. Wa Nazia (Ibunda Gubernur Sultra-red) dan almarhummah Agista Ariyani (Istri Gubernur Sultra-red) serta almarhum La Paena (Ayah Sabaruddin Paena-red) didoakan supaya mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT.

“Jadi kemarin itu saya sekaligus minta doa yang dipimpin langsung oleh Imam Masjid, agar almarhummah ibundanya Pak Ali Mazi dan almarhummah istrinya Pak Ali Mazi serta almarhum ayah saya supaya didoakan agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Salah satu alasan permintaan doa tersebut lanjut Sabaruddin Paena, selain merupakan kewajiban setiap umat muslim untuk saling mendoakan, juga karena almarhummah ibunda Gubernur Ali Mazi dan almarhummah istri Gubernur Ali Mazi mempunyai peran yang sangat penting sehingga menjadikan dirinya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Buton periode 2019-2024.

“Karena saya sadar dan tahu bahwa tanpa bantuan dan masukan serta petunjuk dari Bapak Gubernur Sultra Ali Mazi serta doa dan restu dari ibunda Bapak Ali Mazi dan istri Bapak Ali Mazi serta suara rakyat, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, saya sadar bahwa jabatan ini tidak mudah, karena dari PNS saya mundur, dan semoga jabatan yang saya pikul saat ini bisa membawa berkah bagi almarhummah dan almarhum ayah saya sehingga mereka bisa tersenyum di sana (Akhirat-red),” harap Politisi Nasdem ini.

Pada kesempatan itu juga, setelah mendengar rencana Panitia Pembangunan Masjid mengenai perluasan pengaman masjid, maka dirinya lanjut Sabaruddin Paena menyarankan kepada panitia untuk membuat proposal ditujukan kepada Bupati Buton, La Bakry dan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

“Saya juga sudah sampaikan kepada Panitia Pembangunan Masjid untuk buat proposal, baik itu ditujukan kepada Bapak Bupati Buton karena memang Pak Bupati juga sangat menaruh perhatian tinggi terhadap pembangunan masjid, juga karena ini adalah bukti nyata dari program Bapak Gubernur dan sudah ada beberapa masjid yang telah mendapatkan bantuan,” bebernya.

Beberapa masjid yang dimaksud tambah Sabaruddin Paena diantaranya yaitu, masjid di Desa Bungi mendapatkan bantuan Rp50 juta, kemudian masjid di Labuandiri, Mega Bahari, Lasalimu Pantai, Kumbewaha dan Sumber Sari.

“Ini karena memang ada komunikasi intens yang saya lakukan secara terus menerus, baik itu terhadap kepala desa, masyarakat dan Panitia Pembangunan Masjid itu sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut Sabaruddin Paena mengatakan bahwa, apa yang dilakukan saat ini hanyalah semata-mata bentuk pengabdiannya sebagai wakil rakyat. Ia tidak melihat lagi berapa suara yang diperoleh saat Pilcaleg 2019 lalu, seperti contoh di Desa Kuraa, walau hanya mendapatkan 3 suara pada Pilcaleg lalu, namun ia tetap membantu masyarakat dan pembangunan di desa tersebut.

“Saya tidak melihat lagi berapa suara yang saya dapatkan pada Pilcaleg lalu, apalagi saya tau di Desa Kuraa suara saya hanya 3, tapi saya tidak melihat itu, karena memang kita sebagai wakil rakyat, ya harus mengabdi kepada daerah terlebih di wilayah konstituen kita, dan ini semata-mata saya lakukan tidak mengharapkan bahwa saya akan didukung kembali di tahun 2024, semua itu terpulang kepada masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir wawancara, Sabaruddin Paena kembali menekankan bahwa, yang dilakukannya selama ini tidak terlepas dari saran dan petunjuk serta masukan dari Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Anggota DPRD Sultra dari Partai Nasdem, Syahrul Said, keterwakilan dari daerah pemilihan (Dapil) 4.

“Apa yang saya lakukan selama ini, berkat bimbingan dan masukan Bapak Gubernur, terlebih komunikasi secara intensif yang terus saya bangun dengan Pak Syahrul Said Anggota DPRD Sultra keterwakilan dari Dapil 4,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here