Kontraktor dan Konsultan Proyek Gedung Expo di Buton Diduga Orang yang Sama, KPA: Yang Saya Tahu Beda Perusahaan

0
477

TERAWANGNEWS.com, Buton – Beredar isu bahwa proyek lanjutan pembangunan Gedung Expo yang terletak di Kompleks Perkantoran Takawa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sementara dikerjakan di tahun 2022 ini dengan anggaran lebih dari Rp9 miliar diduga kontraktor dan konsultannya adalah orang yang sama.

Menanggapi hal itu, Sekda Buton, Asnawi sekaligus bertindak sebagai KPA/PPK pada pekerjaan tersebut mengaku tidak tahu pasti.

“Yg sy Tau beda perusahaan,” kata Asnawi melalui WhatsApp, Kamis (29/9/2022) sekira pukul 14.50 WITA.

Saat ditanya lebih jauh, Asnawi menyarankan awak media ini agar mengkonfirmasi langsung kepada PPK yang lama.

“Coba konfirmasi sm PPK yg lama Krn sy hax melanjutkan,” sarannya.

Sementara itu, mantan Sekda Buton, Zilfar Djafar selaku KPA/PPK pertama pada pekerjaan tersebut justru menyarankan awak media ini untuk menanyakan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa.

“Langsung ke ULP saja karena setelah saya ini sudah kontrak begitu,” katanya melalui telepon, Kamis (29/9/2022) sekira pukul 14.52 WITA.

“ULP kan yang ikut lelangnya, ya lihat saja di situmi, di situkan data lengkap itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek Gedung Expo tersebut dibangun sejak tahun 2017 menggunakan APBD Provinsi Sultra kurang lebih sebesar Rp7,7 miliar.

Bangunan itu rencananya akan digunakan sebagai salah satu tempat perayaan HUT Provinsi Sultra, dimana Kabupaten Buton sebagai tuan rumah.

Namun, hingga kini pembangunan Gedung Expo tersebut juga belum selesai dikerjakan.

Kemudian ditahun 2018, pembangunan Gedung Expo tersebut dilanjutkan kembali. Tapi sudah menggunakan APBD Kabupaten Buton dengan total anggaran sekira Rp3,5 miliar.

Walau sudah dianggarkan. Namun, pengerjaan proyek itu pun belum tuntas. Sehingga, ditahun 2019 kembali dianggarkan melalui APBD Buton kurang lebih Rp4,8 miliar.

Jadi, jika ditotalkan, maka pembangunan Gedung Expo tersebut sudah menelan anggaran sekira Rp14 miliar lebih. Namun, belum juga rampung.

Lagi-lagi, Pemda Buton kembali menganggarkan pembangunan Gedung Expo itu. Di tahun 2022 ini, melalui APBD Buton, dialokasikan dana sekira Rp9 miliar lebih. Proses pekerjaannya pun sementara berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, Terawangnews.com belum mendapatkan konfirmasi dari ULP Buton. Nafis selaku Kabag ULP nomornya tidak dapat dihubungi.

Awak media ini pun sementara berusaha mencari tahu siapa kontraktor ataupun konsultan proyek tersebut.

Penulis: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here