Deretan Ulah SPPG Dapur MBG di Buton, Mulai dari Kurma Berulat, Pisang Busuk, Menu Basi, Dugaan Manipulasi Anggaran, hingga Dapur Tak Layak…

Oplus_131072

TERAWANGNEWS.com, BUTON –  Makan Bergizi Gratis atau MBG merupakan program andalan Presiden Prabowo Subianto yang mulai diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu.

Program tersebut menyasar kelompok rentan hingga anak-anak PAUD sampai SMA, balita, ibu hamil dan ibu menyusui lewat dapur umum bernama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Namun, belakangan ini banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) khususnya di wilayah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang berulah.

Padahal, sejatinya SPPG wajib memberikan program MBG yang berkualitas, mengingat dana yang digunakan adalah uang rakyat.

Bahkan, akibat ulahnya satu dapur diberhentikan sementara atau di suspend karena ditemukan membagikan kurma berulat di SDN 85 Buton. Dapur MBG itu adalah SPPG Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina.

Berikut ini adalah deretan SPPG di Buton yang berulah:

SPPG Dapur MBG Gunung Jaya

Guru-guru di SDN 85 Buton menerima kurma berulat yang disalurkan oleh SPPG Dapur MBG Gunung Jaya.

Akibat ulahnya itu, Satgas MBG Kabupaten Buton yang dipimpin La Ode Syamsuddin selaku Ketua Satgas langsung turun lapangan yang berujung rekomendasi. Alhasil, dapur tersebut ditutup atau diberhentikan sementara oleh BGN.

Pisang Busuk dari SPPG Dapur MBG Awainulu

Pisang lembek dan busuk viral di media sosial yang diunggah akun FB atas nama @Riyanti. Dalam postingan berupa video itu, disebutkan pisang yang dibagikan dari Dapur MBG Awainulu tersebut lembek dan busuk.

Video itu pun mendapatkan beragam komentar dari pada netizen.

Menanggapi hal itu Ketua Satgas MBG Buton, La Ode Syamsuddin akan melakukan evaluasi terhadap Dapur MBG Awainulu.

SPPG Dapur MBG Lasalimu Selatan Disebut. Bagikan Menu Basi

Salah satu orang tua siswa SMAN 2 Lasalimu Selatan menemukan adanya menu basi jenis agar-agar yang dibagikan SPPG Dapur Lasalimu Selatan.

Akhirnya, menu yang seharusnya diperuntukan buat anak-anak sekolah itu terkesan mubazir karena tidak dimakan.

Tak hanya itu, menu MBG jenis pisang juga ditemukan tak layak berwarna hitam dan beraroma tidak sedap.

Dugaan manipulasi anggaran di Dapur MBG Lasalimu Selatan mencuat ketika orang tua siswa itu menaksir harga menu yang dibagikan tidak sesuai dengan yang diberikan pemerintah.

Dapur MBG Banabungi 1 Tak Layak

Meskipun tidak memenuhi syarat sebagai SPPG Dapur MBG, namun dapur tersebut tetap diizinkan untuk beroperasi.

Bahkan, dapur tersebut disoroti salah satu pengurus HmI Cabang Buton karena ditemukan bahwa Dapur MBG itu hanya berupa bangunan sekelas petakan kos-kosan, lokasi dapurnya sangat terbuka, tidak ada pagar keliling, padahal di sekitar lokasi banyak hewan yang berkeliaran.

Hal itu pun mendapat respon dari Ketua Satgas MBG Kabupaten Buton, La Ode Syamsuddin. Ia akan melakukan evaluasi terhadap Dapur MBG Banabungi 1 tersebut. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *