Pj Kades La Ode Gustamin Harap Patung Oputa Yi Koo Dibangun di Puncak Gunung Siontapina: Untuk Mengenang Sejarah dan Tempat Wisata Baru

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Pj Kepala Desa Siotapina, La Ode Gustamin berharap agar patung Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Muhammad Saydi juga dibangun di Puncak Gunung Siotapina, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton.

Menurut Gustamin, Oputa Yi Koo (Sultan Buton ke-23) terkenal karena gigih dan sangat berani menentang pemerintahan Belanda yang pada akhirnya bersama pasukannya berhasil menenggelamkan kapal VOC atau Belanda di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, yang pada akhirnya bergerilya di Gunung Siontapina sehingga dikenal dengan nama Oputa Yi Koo dalam bahasa daerah setempat diartikan sebagai orang tu yang ada di hutan.

“Jadi harapan kami agar patung Oputa Yi Koo bisa juga di bangun di Puncak Gunung Siotapina itu bukan tanpa dasar, salah satu alasan yang kuat adalah agar cerita sejarah ini tidak putus dan bersinar terus sepanjang masa,” kata Gustamin melalui rilis yang diterima media ini, Selasa (9/6/2026).

Di zaman pemerintahan Ali Mazi sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), patung Oputa Yi Koo dibangun di kawasan Kota Mara, Kota Baubau. Patung setinggi 23 meter itu dibangun untuk mengenang semangat perjuangan Sang Sultan.

“Kawasan Kota Mara pun kini menjadi salah satu ikon wisata sejarah baru yang banyak dikunjungi masyarakat Baubau maupun masyarakat di luar Kota Baubau, artinya setiap pengunjung yang datang dan lewat di Pelabuhan Murhum tahu bahwa itulah Sultan yang mampu menenggelamkan kapal VOC di Pelabuhan Murhum Baubau,” ujarnya.

“Tapi itu belum lengkap karena yang dikenal adalah Oputa Yi Koo, maka harapan kami hari ini agar patung Oputa Yi Koo juga berdiri di atas puncak gunung di Desa Siontapina Kecamatan Lasalimu Selatan,” harapnya.

Lanjut Gustamin, dengan dibangunnya patung Oputa Yi Koo atau Lakarambau di Puncak Gunung Siontapina, selain untuk mengenang perjuangan Sang Sultan, juga bisa menjadi ikon wisata baru di wilayah tersebut.

Maka, langkah pertama yang telah pemerintah desa dan Camat Lasalimu Selatan lakukan yaitu mengawal pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Desa Rejosari dan Siontapina menuju akses puncak Gunung Siontapina.

“Sehingga langkah pertama telah merespon terutama Camat telah mengawal pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Rejosari dan Desa Siontapina yang merupakan akses menuju Puncak Gunung Siontapina,” jelasnya.

Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada pemerintah terumata Camat Lasalimu Selatan yang telah mengawal program tersebut, khususnya Bupati Buton, Gubernur Sultra, dan Anggota DPRD Sultra, La Ode Suandi Andi. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *