Angka Stunting di Buton Turun Jadi 20,54 Persen, Kadis Kesehatan: Program MBG Punya Peran Penurunan Prevalensi Stunting

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Angka stunting di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara mengalami trend penurunan dari tahun ke tahun. Khusus di triwulan I tahun 2026 ini saja sudah turun menjadi 20,54 persen dari 20,94 persen di tahun 2025. Sementara pada tahun 2024 berada diangka 21,32 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, Muliadin Masra melalui pesan WhatsApp, Jumat (19/6/2026).

“Berdasarkan data e-PPGM Prevalensi Stunting Kabupatem Buton tahun 2025 sebesar 20,94%, pada triwulan 1 tahun 2026 menurun menjadi 20,54%, tahun 2024 yaitu 21,32 %,,” kata Muliadin.

Turunnya angka stunting tersebut lanjut Muliadin, tidak terlepas dari adanya program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebab, MBG memiliki hubungan dengan upaya penurunan prevalensi stunting karena berfokus pada peningkatan asupan gizi masyarakat terutama kelompok sasaran yang rentan mengalami masalah gizi.

“Program MBG memiliki hubungan dengan upaya penurunan prevalensi stunting karena berfokus pada peningkatan asupan gizi masyarakat terutama kelompok sasaran yang rentan mengalami masalah gizi,” ungkapnya.

Lanjut Muliadin mengatakan, MBG ibu hamil dan ibu menyusui bermanfaat untuk mencegah kekurangan energi kronis (KEK), menurunkan risiko bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR), mendukung pertumbuhan janin yang optimal, dan mengurangi risiko stunting sejak dalam kandungan.

“Kemudian, MBG mencegah kekurangan gizi pada anak sekolah. Anak sekolah yang mendapatkan makanan bergizi secara rutin memiliki status gizi yang lebih baik,  walaupun stunting pada umumnya terbentuk sejak usia balita, pemenuhan gizi pada usia sekolah dapat mencegah stunting berlanjut menjadi masalah gizi yang lebih berat, memperbaiki kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak serta mengurangi risiko anemia dan kekurangan zat gizi lainnya,” jelasnya.

Namun, saat ditanya berapa target angka stunting di tahun 2026 dan apa saja yang harus digenjot agar target tersebut tercapai? belum sempat dibalas Muliadin. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *