SDN 24 Buton Gelar Sosialisasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Ketua Komite: Covid-19 Belum Berakhir

0
162

TERAWANGNEWS.com, Buton – Pihak SDN 24 Buton (Dulu SDN 1 Matanauwe-red) melaksanakan sosialisasi vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun di salah satu ruangan di sekolah tersebut, Kamis (27/1/2022) pagi.

Sosialisasi itu dihadiri antara lain, para orang tua siswa, Ketua Komite SDN 24 Buton, pihak Puskesmas Siotapina, Camat Siotapina, Muhammad Ridwan, para guru SDN 24 Buton, serta tokoh masyarakat Desa Matanauwe.

Dalam sambutannya, Ketua Komite SDN 24 Buton, La Rabaa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut sosialisasi yang dilaksanakan di tingkat kabupaten pada 24 Januari 2022 lalu di Gedung Wakaka, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

“Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Wakaka pada 24 Januari lalu,” kata La Rabaa sekaligus mewakili pihak sekolah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga kabupaten, maka sosialisasi ini penting dilaksanakan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Maka kita diharapkan atau dimintai semua anggota keluarga kita, pertama anak-anak kita untuk divaksin,” harapnya.

La Rabaa juga menekankan agar masyarakat tidak percaya isu atau berita-berita hoax mengenai bahaya vaksinasi.

“Jadi bisa saya katakan sesuai dengan sosialisasi yang kami ikuti pada tanggal 24 kemarin bahwa vaksinasi aman untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Pj Kepala Desa Matanauwe, Armin mengucapkan terimakasih kepada komite dan pihak sekolah yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut.

“Mewakili pemerintah desa, saya mengucapkan terimakasih kepada komite dan pihak sekolah karena sudah melakukan sosialisasi ini, ini rangkaian dari sosialisasi di tingkat kabupaten, dan mungkin di Kecamatan Siotapina ini, baru desa kita yang laksanakan sosialisasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa, bagi anak-anak ataupun orang tua yang belum mau anaknya divaksin, maka tidak dipaksakan.

“Jadi memang tidak ada paksaan agar anak-anak itu divaksin,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Armin mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun.

“Mari kita sukseskan vaksinasi anak usia 6 sampe 11 tahun ini, dan Pemerintah Desa sangat mendukung penuh vaksinasi anak usia 6 sampe 11 tahun,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Dokter Umum Puskesmas Siotapina menjelaskan mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi anak, serta boleh tidaknya anak diberikan vaksinasi. Ia juga menyarankan, agar pada pelaksanaan vaksinasi nanti, orang tua mendampingi anak-anaknya.

Sosialisasi tersebut juga terdapat sesi diskusi dengan para orang tua siswa yang dipandu oleh salah seorang guru SDN 24 Buton, Zul Kadir, hasilnya orang tua murid sepakat anak mereka divaksinasi jenis Coronavac.

Penulis: La Ode Ali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here