Siap Tarung di Pilkada Buton, Pasangan Arimusdi-Rafiun Gelar Koja-koja dengan Masyarakat: Impian Anak Negeri Membangun Negeri

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Buton periode 2024-2029, Arimusdi-Rafiun menggelar kegiatan koja-koja dengan masyarakat di Desa Sampuabalo dan Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Rabu (20/3/2024) sore yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Desa Manuru.

Sebelum koja-koja dengan masyarakat di Desa Manuru, pasangan Arimusdi-Rafiun terlebih dahulu melakukan ziarah di makam La Ode Ngkorodo di Desa Sampuabalo didampingi sejumlah tokoh di desa tersebut.

Usai ziarah, pasangan yang dikenal dengan jargon ‘Arif’ itu langsung menuju ke salah satu rumah warga untuk melakukan doa bersama. Keduanya, disambut dengan pengalungan yang terbuat dari kain sarung tenun Buton oleh ibu-ibu majelis ta’lim di desa tersebut.

Pada kesempatan itu, La Ode Rafiun mengatakan, Partai Amanat Nasional (PAN) berhasil memperoleh tiga kursi di DPRD pada Pileg 14 Februari 2024 lalu, sehingga dengan jumlah kursi yang ada, pasangan ‘Arif’ hanya tinggal mencari dua kursi lagi melalui koalisi partai untuk bisa maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Buton pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

“Insya Allah kami sudah final tiga kursi, kita tinggal butuh dua kursi lagi sudah bisa satu pintu untuk bisa kami maju di Pilkada nanti,” katanya.

Menurut Ketua DPD PAN Buton itu, ia dan Arimusdi sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Buton, bukan bagaimana maju untuk bertarung tetapi bagaimana memenangkan pertarungan.

“Dalam politik bukan bagaimana kita bertarung tetapi memenangkan pertarungan. Dan Insya Allah kita bismillah, dan sekarang ini kita dihadapan keluarga-keluarga kita di Desa Sampuabalo ini supaya kita tahu, kita mulai star berangkat dari sini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Arimusdi mengaku mendapatkan kehormatan yang luar biasa bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Sampuabalo.

“Ini kehormatan yang luar biasa bagi saya pribadi bisa hadir dan diterima di tengah-tengah masyarakat di Desa Sampuabalo ini. Mungkin ini pertemuan awal kita, tetapi Insya Allah pertemuan ini kita awali dengan niat yang baik untuk daerah yang kita cintai,” katanya.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada La Ode Rafiun yang telah dengan legowo memberikan PAN untuk menjadi kendaraan politiknya maju dalam Pilkada mendatang.

“Dan dengan hadirnya kami dengan Pak Rafiun, Insya Allah kita akan lakukan perubahan yang nyata di Kabupaten Buton, karena kami lahir dari rakyat biasa, sehingga ini awal bagi kami untuk mengabdi kepada masyarakat dan negeri ini,” lanjutnya.

“Saya pun sangat tersanjung bisa diterima di kalangan orang tua saya di sini, kakak-kakak saya di sini, Insya Allah kedepan kita akan bertemu lagi. Dan bismillah hari ini, kami akan melangkah berjuang dari sini,” sambung Arimusdi.

Di hari yang sama, saat melakukan koja-koja di Desa Manuru, La Ode Rafiun mengucapkan terimakasih kepada lima partai non seat di Kabupaten Buton (Partai Garuda, Buruh, Umat, PSI, dan PBB) yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap dirinya dan Arimusdi untuk maju bertarung di Pilkada mendatang.

“Ucapan terimakasih kepada Partai Umat, kemudian PSI, Partai Garuda dan Partai Buruh termausk Partai Bulan Bintang atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Insya Allah ini menjadi kekuatan dan spirit bagi kami sehingga Insya Allah amanah itu kita tidak akan sia-siakan, dan kita menghadapi Pilkada 2024 ini kita bertarung dan untuk menang,” ucapnya diiringi tepuk tangan dari seluruh hadirin.

“Dan kita tidak bicara lagi gerbong ini atau gerbong itu, karena kita tidak hidup dengan gerbong tapi dengan masyarakat. Dan apa yang mereka (kandidat lain-red) lakukan, kita juga akan lakukan,” sambung Rafiun.

Untuk itu, La Ode Rafiun meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh masyarakat Desa Manuru sehingga pada pertarungan kedepan pihaknya bisa memenangkan pesta demokrasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali itu.

“Untuk itu kami minta doa restu dan dukungan kepada ele-eleau yang ada di Desa Manuru, kami hadir ini sudah saatnya kita mendorong generasi muda,” pinta mantan Ketua DPRD Buton itu.

Sementara itu, Arimusdi juga kembali menegaskan, kegiatan tersebut sengaja diusung dengan tema ‘koja-koja’ karena menurutnya, mereka lahir dan besar di Buton, bukan datang memperkenalkan diri.

“Kenapa kami tidak mengusung silaturahmi tapi koja-koja karena kami ini orang yang lahir dan besar di daerah ini bukan datang memperkenalkan diri, kita datang bercerita, kita datang koja-koja, kita datang bersenda gurau, kalau kita datang memperkenalkan diri berarti kita orang lain,” kata pria yang lahir dan besar di Kecamatan Kapontori dan Lasalimu itu.

“Orang tua saya perpaduan Kapontori dan Lasalimu, dan Insya Allah semangat Kapontori dan Lasalimu ini menjadi motivasi utama untuk berkolaborasi dengan senior saya kakanda saya Pak Rafiun,” sambungnya.

“Jadi Insya Allah pasangan yang hadir saat ini adalah pasangan dari rakyat biasa dan Insya Allah dengan izin dan restu dari para orang tua saya, kakak-kakak saya, rekan-rekan saya, adik-adik saya, kita akan memberikan bukti di Kabupaten Buton bahwa kita tidak mesti jadi anak siapa-siapa untuk bisa menjadi bupati,” katanya lagi.

Sehingga lanjut Arimusdi, semangat itulah yang akan diberikan kepada generasi muda bahwa untuk menjadi bupati dan wakil bupati, tidak melihat lagi darimana latar belakangnya.

“Semangat ini yang ingin kita berikan kepada generasi muda kita, kepada seluruh anak-anak kita, semoga dengan tampilnya kita tanpa melihat latar belakang kita siapa, kita tidak ingin lagi ketertinggalan ini kita biarkan, kita tidak ingin lagi daerah ini hanya sebagai penonton padahal kita punya potensi yang luar biasa,” tegasnya.

Ditambahkan Arimusdi, majunya sebagai bakal calon bupati mendatang diniatkan sebagai bentuk ibadah untuk membangun Kabupaten Buton menjadi lebih baik lagi.

“Saya secara pribadi dalam perhelatan Pilkada kedepan Insya Allah saya meniatkan diri sebagai ibadah sehingga apa yang kita lakukan saya tidak akan berhitung secara materi, karena kami niatkan sebagai ibadah, Insya Allah ini impian anak negeri membangun negeri,” imbuhnya.

Diakhir kegiatan tersebut, Arimusdi menegaskan, prioritas utama yang akan dilakukan jika ia dan La Ode Rafiun diberikan amanah menjadi Bupati dan Wakil Bupati yaitu pertama, mengubah wajah Ibukota Kabupaten Buton sehingga bisa setara dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

“Maka yang pertama jadi prioritas kami adalah mengubah wajah ibukota sehingga wajah ibukota setara dengan daerah lain, itu yang pertama, yang kedua karena kita sudah banyak melihat struktur birokrasi yang ada di Kabupaten Buton maka yang menjadi harapan kami berdua dengan Pak Rafiun bahwa ada asas keadilan bagi seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Buton,” katanya.

“Kita tidak bicara lagi sekelompok orang, kita tidak bicara lagi dari luar¬†tapi kita ingin ada asas keadilan bagi seluruh putra putri berbaik yang ada di tujuh kecamatan di Kabupaten Buton dan jika ini berlaku maka semua orang Buton akan merasa bahwa mereka adalah orang Buton bukan orang yang merasa asing di daerahnya,” sambungnya diiringi tepuk tangan riuh dari peserta yang hadir.

“Tentu ini memerlukan penataan birokrasi makanya kami izin mengambil tema Buton Bersejarah itu adalah Buton Bersih dan Sejahtera. Bersih dari penataan birokrasi, bersih dari seluruh penataan aparatur sipil negaranya sehingga kita bisa memberikan pelayanan yang lebih kepada masyarakat karena ASN itu melayani bukan dilayani,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dilangsungkan dengan pemberian surat rekomendasi lima partai non seat kepada pasangan Arimusdi-Rafiun yang diwakili Muhammad Darmin Ali.

Penulis: La Ode Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *