Menu MBG di Buton Ditemukan Berulat, Kepala SPPG Gunung Jaya Tak Tahu Menahu: Itu yang Adakan Mitra

Oplus_131072

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Salah satu jenis menu makan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan dari Dapur MBG Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina berulat.

Menu MBG yang ditemukan berulat tersebut yaitu berasal dari buah kurma yang dibagikan di salah satu sekolah di Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Selasa (3/3/2026).

Penemuan ulat didalam kantung plastik berisikan buah kurma itu pun diabadikan sejumlah guru di sekolah tersebut dengan cara di video. Dalam video berdurasi 37 detik itu, selain ulat, juga ditemukan serangga.

Kepala SPPG Dapur MBG Gunung Jaya, Muhammad Ardan mengaku tak tahu menahu soal kurma berulat tersebut. Sebab, pengadaan atau pembenjaan kurma dilakukan oleh mitra Dapur MBG Gunung Jaya.

“Kayak kurma, itukan yang adakan kurma mitra, saya nda tahu mereka belanja dimana, saya juga bingung, karena itu kurma ada bungkusannya, dan pas sampe besoknya kami langsung bagikan, tidak disimpan,” kata Ardan dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Selasa (3/3/2026) siang.

“Mitra itu dia beli kurma jenis premium, hanya nda tahu darimana itu (kurma berulat – red) tapi kalo dari dapur selalu dijaga kualitasnya. Tapi mungkin ini bagian dari kelalaian kami, mungkin teman-teman relawan itu kurang perhatikan,” sambung Ardan.

Sementara itu, Samsudin selaku mitra Dapur MBG Gunung Jaya khususnya untuk pengadaan buah seperti jeruk dan kurma mengaku juga tidak tahu soal adanya kurma berulat.

“Setahu saya dia bagus, tidak mungkin barang yang tidak bagus, mungkin kami tidak tahu juga keadaannya seperti itu,” kata Samsudin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (3/3/2026).

Ia juga mengatakan, selalu memantau atau memastikan langsung buah yang dibelinya dalam kondisi baik.

“Waktu kami mengambil di toko, saya juga pastikan, artinya sepengetahuan saya aman-aman saja,” ujarnya.

Meski begitu tambah Samsudin, pihaknya kedepan akan lebih teliti sehingga hal seperti itu tidak terulang lagi.

“Kedepan akan lebih teliti lagi, dan teman-teman yang kerja di dapur mudah-mudahan lebih teliti lagi agar tidak terulang,” tutupnya. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *