Dihadiri Pihak Kemensos, Bupati Buton Resmikan Permukiman KAT di Desa Benteng

0
144

TERAWANGNEWS.COM, BUTON – Bupati Buton, La Bakry, Kamis (1/4/2021) kemarin meresmikan Permukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Dusun Bajo, Desa Benteng, Kecamatan Lasalimu.

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis di salah satu rumah KAT.

Mewakili masyarakat Dusun Bajo, Desa Benteng, La Bakry mengucapkan terimakasih kepada dua Direktur dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI atas kunjungannya di Kabupaten Buton.

“Terima kasih dan penghargaan atas kehadiran dua direktur. Kunjungan direktur dua kementerian di wilayah Kabupaten Buton khususnya di Dusun Bajo ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada daerah. Tentu kami berharap masih ada kelanjutannya. Hari ini kita akan meresmikan yang sudah dibangun. Kita rencana akan menyambung jalan keliling permukiman, mudah-mudahan bisa diakomodir karena sudah diusulkan. Kita berharap pandemi ini lekas berakhir,” kata La Bakry melalui rilis Humas Pemkab Buton.

Selain permukiman, suami Delya Montolalu ini juga mengatakan, dalam rangka memberdayakan sektor ekonomi warga setempat, ke depan pemda akan memberi bantuan stimulan pengadaan body katinting sebagai alat penangkap ikan untuk mendukung mata pencaharian masyarakat Dusun Bajo supaya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

“Kami selalu mengusulkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, tetapi kalau ada program pemberdayaan yang spesifik dari Bappenas RI dalam bentuk hibah komunitas adat terpencil, kami sangat berharap bisa dipenuhi. Jika di darat diberi stimulan berupa subsidi pupuk bagi petani, kita harapkan masyarakat yang menggantungkan hidup di laut juga bisa diberi bantuan stimulan,” harapnya.

Menurut Ketua DPD II Golkar Buton ini, Pemkab Buton sudah menyiapkan anggaran untuk akses jalan masuk menuju Dusun Bajo. Namun, masih terus berupaya mendapatkan izin dari Pemrprov Sultra.

“Mudah-mudahan segera keluar izin agar bisa dibangun jalan masuk ke Dusun Bajo agar memenuhi harapan warga setempat. Total panjang jalan dan lebarnya kurang lebih 1 hektar lebih, sudah ditracking, namun masih terkendala izin karena masuk kawasan hutan. Niat kita baik, namun jangan sampai kita melanggar aturan. Bupati menginstruksikan Kadis Pekerjaan Umum untuk melakukan langkah-langkah percepatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, La Bakry tak lupa mengingatkan masyarakat setempat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yaitu 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kementerian Sosial RI, Dr. La Ode Taufik Nuryadin mengatakan, bantuan dari Kemensos hanya bersifat stimulan.

“Apa yang sudah dibangun di Dusun Bajo ini saya lihat melebihi dari standar bantuan dari Kemensos RI dan ini luar biasa. Bantuan hanya bersifat stimulan. Saya harap ini sebuah proses yang berkelanjutan tidak berhenti di sini saja, ini hanya dasar saja. Perlu upaya atau langkah-langkah lebih lanjut dari Pemda untuk bisa melanjutkan dan menyempurnakan apa yang sudah dibangun dengan mengusulkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bajo kepada Ibu Menteri Sosial. Begitu juga dengan bantuan sosial untuk wilayah lainnya yang sangat membutuhkan di Kabupaten Buton,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Bappenas RI, Maliki P.hD mengucapkan, selamat atas terbangunnya PKAT di Dusun Bajo. Ia sangat mengapresiasi integrasi antara upaya pemerintah pusat dan juga inisiatif yang sangat positif dari Pemkab Buton.

“Kami melihat ini upaya yang sangat baik dalam mencoba memberdayakan Komunitas Adat Terpencil di seluruh Indonesia. Ini merupakan best practices bagaimana kita mengkombinasikan berbagai sektor sehingga kualitas hidup KAT warga di sini menjadi lebih baik. Ada pengolahan air tawar yang sangat baik karena merupakan bagian pelayanan dasar yang harus dipenuhi sehingga kualitas hidup warga setempat semakin baik sejak dini, tidak stunting dan menjadi manusia yang unggul. Kemudian sanitasi sangat baik. Kami agak jarang melihat sanitasi yang sangat baik dengan fiber, di kota-kota besar pun masih jarang. Ternyata dari satu rumah yang dibangun, ada komponen-komponen tertentu yang merupakan bagian kontribusi dari sektor lain,” bebernya.

Nantinya lanjut Maliki, pihaknya juga akan melihat bagaimana pemenuhan di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Satu lagi Pak Bupati, Pak Menteri kemarin ada rapat untuk pembangunan berkelanjutan dan transformasi ekonomi, sebelumnya siangnya rapat manajemen talenta. Pak Presiden mengharapkan olimpiade ke depan kita dapat banyak medali emas. Atlet renang dari Amerika Michael Favoload sudah berenang sejak umur 5 tahun dan dapat 5 emas pada olimpiade. Saya melihat di sini anak-anak Suku Bajo sejak kecil sudah berenang, instansi terkait yakni Dispora diharapkan bisa melakukan pembinaan terhadap warga Komunitas Adat Terpencil dari sisi olahraga renang dan dayung sehingga bisa masuk dalam program manajemen talenta. Dengan demikian bisa meraih prestasi di ajang bergensi nantinya, setidaknya emas di PON,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, warga Dusun Bajo mengusulkan kepada Bupati untuk pembangunan Mushola yang sangat dibutuhkan warga. Menjawab usulan warga tersebut, Bupati mengatakan akan mengupayakan untuk mengakomodir apa yang menjadi usulan warga

Namun, untuk sementara warga bisa memanfaatkan balai pertemuan Dusun Bajo sebagai Mushola dalam menghadapi bulan ramadhan yang akan berlangsung sebentar lagi.

Sebagai informasi, Permukiman KAT ini dibangun sejak tahun 2020 lalu sebanyak 43 unit yang diharapkan bisa menjamin kualitas hidup 43 Kepala Keluarga yang bermukim di Dusun Bajo, Desa Benteng, Kecamatan Lasalimu.

Acara peresmian Permukiman KAT ini turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Sultra Drs. Armunanto, Asisten I Alimani, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton, La Ode Asnawi, Kepala Bappeda, Ahmad Mulia, Plt. Kadis Penyuluhan Pertanian, La Lodi, Plt. Kadis Perumahan dan Permukiman, Nurul Kudus Tako, Camat Lasalimu, Hj. Wa Ode Samsari, Sekcam Lasalimu, La Ode Zahaba bersama ibu, dan Kapolsek Lasalimu, IPTU La Abudi.

(al) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here