Pemkab dan Kemenag Buton Gelar Kirap dan Istigosah

0
23

TERAWANGNEWS.com, Buton – Memyambut tahun baru 1444 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton melaksanakan kirab dan Istigosah. Kirab di laksanakan pagi hari dan Istigosah badah Salat Ashar di Masjid Raya Pasarwajo, Jumat (25/7/2022).

Kirab yang dilaksanakn pada pagi hari dimulai dari Lapangan Banabungi dan berakhir di Rumah Jabatan, Malige Daona Wajo, Pasarwajo. Sedikitnya 1.000-an orang yang terdiri dari Majelis Taklim, Dharma Wanita, KUA, Madrasah Sanawiah, Madrasah Aliyah, Madrasah Ibtidaiyah, dan Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Buton mengikuti kirab,

Sementara untuk kegiatan Istigosah yang mengangkat tema dengan semangat hijriah, sebagai momen evaluasi dan refleksi diri menjadi insan yang lebih baik dan menjunjung tinggi akhlak mulia Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam diisi dengan uraian hikmah oleh H. Badaruddin La Nudi, S.H.

Dalam sambutannya Bupati Buton, Drs. La Bakry, M.Si mengatakan, kegiatan ini ke depannya harus dirangkaikan dengan banyak kegiatan agar syiarnya bisa meluas terutama di kalangan anak-anak.

“Kita sebagai orang tua yang hari ini diberi amanah punya kewajiban untuk mewariskan nilai-nilai Islam ini kepada anak-anak kita. Kenapa itu penting di berbagai kesempatan Saya selalu ulangi bahwa anak-anak kita ini beda dengan zaman kita dulu. Dan memorinya itu jauh dari suasana bersosial, suasana keagamaan. Ini tantangan kita orang tua hari ini,” kata Bupati.

Dikatakan orang nomor satu di Buton ini, dengan momen hari-hari besar keagamaan seperti ini diupayakan mengisi diri terutama anak-anak kita dengan syiar-syiar Islam. Karena tidak ada jaminan ke depan anak cucu kita yang akan datang masih fasih mengucapkan dua kalimat syahadat kalau kita tidak wariskan.

“Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini, Saya mewakili seluruh jajaran pemerintah daerah, pribadi, dan keluarga mengajak kita semua yang hadir hari ini untuk meneruskan. Jangan lengah bapak ibu sekalian dengan tantangan zaman saat ini. Kita dan saya sebagai orang tua punya kewajiban memastikan bahwa anak-anak kita bisa baca Al-Qur’an. Isi memorinya dengan kehidupan keagamaan, maka Insya Allah kita berharap anak kita cucu kita juga, kita pesankan lakukan hal yang sama dan seterusnya sehingga suasana dan nilai-nilai Islam itu tetap kita wariskan pada generasi kita dan terus setiap tahun diperbarui sehingga kita banyak yang mendoakan oleh anak-anak yang soleh dan soleha,” harapnya (***).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here