Hukrim  

Respon Netizen soal Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Buton: Kuatir Aktivitas Sedot BBM Bisa Terjadi Kebakaran

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak atau BBM Subsidi jenis Soal dan Pertalite di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara sudah jadi rahasia umum.

Bahkan, publik atau masyarakat hampir setiap hari disuguhkan pemandangan antrian sejumlah ‘pemain’ BBM di SPBU Pasarwajo.

Dan hal itu terkesan dianggap biasa-biasa saja. Padahal, sejatinya BBM Subsidi diperuntukkan kepada masyarakat yang tidak mampu, ini malah diperjualbelikan dengan bebas, bahkan dijual sampai ke luar daerah tepatnya di Kabupaten Wakatobi.

Dugaan penyalahgunaan BBM itu pun ditanggapi sejumlah netizen. Seperti yang diungkapkan akun FB atas nama @Barakatih Barakatih yang mengomentari postingan akun pribadi awak media ini @La Ode Ali Weny, Kamis (19/3/2026).

Pada komentarnya, Barakatih Barakatih mengatakan, warga sekitar SPBU merasa terganggu dengan ulah para penyedot BBM. Dikuatirkan akibat ulah mereka bisa menyebabkan kebakaran.

Sebab, jika terjadi kebakaran akibat ulah mereka, siapa yang harus bertanggung jawab dan mereka harus meminta ganti rugi ke siapa?

“Sangat setuju..Mengganggu…Cobanya mereka pulang di rumah nya masing-masing baru sedot…ini sedot di pinggiran jalan… warga sekitar rasa takut terhadap musibah kebakaran kasihan… dimana harus kita mengadu….biar penyedot habiskan BBM di SPBU yang penting bongkar di rumah nya masing-masing… jangan di pinggiran jalan.. Kalau terjadi kebakaran kami warga mau minta ganti rugi di mana… kasihan kami warga di sekitar SPBU… hanya bisa elus elus dada… sementara para penyedot setiap hari tertawa riang gembira… seolah olah negri ini tidak punya aparat penegak hukum dan pemerintahan….KA ASIH NAMISI IYANAAA…,” tulis Barakatih Barakatih merespon postingan akun @La Ode Ali Weny.

Netizen lainnya akun atas nama @Kamarudin Syah juga memberikan komentar. Ia menyarankan, agar para penyedot BBM yang dilakukan dari tangki kendaraan mereka disedot ke jerigen supaya ditertibkan.

Menurutnya, pihak SPBU tidak perlu mengurusi hal seperti ini. Kewajiban SPBU hanya melayani kebutuhan orang banyak. Tapi, disisi lain ia menduga ada beberapa kendaraan roda empat (mobil) yang juga ikut bermain melakukan penyedotan BBM justru mobil milik baju ******.

“Sebenarnya yang perlu di tertibkan itu pihak penyedot, soal SPBUnya itu tidak harus mengurus persoalan itu mereka hanya wajib mengisikan apa yang menjadi kebutuhan orang banyak, tapi di sini saya melihat ada beberapa mobil yang justru, itu juga mobil dan kepemilikannya itu baju ******, mereka saja main jadi saat ini yang perlu di salahkan siapa,” tulisnya dengan nada bertanya.

Terkait dugaan penyalahgunaan BBM tersebut, Polres Buton akan melakukan penyelidikan. Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *