Pemda Buton Butuh Rp6 Miliar Lebih untuk Bayarkan Gaji ke-13 PPPK Guru dan Nakes

TERAWANGNEWS.com, BUTON – Gaji ke-13 PPPK guru dan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hingga saat ini belum juga dibayarkan.

Hal itu dikarenakan Pemda Buton tidak punya cukup uang untuk memberikan hak para guru dan nakes tersebut.

Plt Kepala BKAD Buton, LM Hidayat mengatakan, total gaji ke-13 PPPK guru dan nakes yang belum dibayarkan yaitu Rp6 miliar lebih.

“Kurang lebih 1,7 miliar dinas kesehatan, RSUD 700 an juta, dan di lingkup Dinas Pendidikan 3,8 miliar, jadi semua 6 miliar lebih,” kata Hidayat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (15/7/2026).

Untuk itu lanjut Hidayat, saat ini Pemda hanya bisa menunggu ada anggaran dari pemerintah pusat sehingga gaji ke-13 PPPK guru dan nakes bisa dibayarkan.

“Iya betul, direncanakan pembayaran dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Hidayat juga mengungkapkan, uang yang berada di kas daerah saat ini dibawah Rp4 miliar, dan tidak bisa digunakan untuk membayar gaji ke-13, karena masih ada kebutuhan lain yang harus dibayarkan.

“Posisi kas sekarang dibawah 4 miliar, sedangkan kebutuhan siltap, PPPK paruh waktu, listrik, wifi, dan lain-lain sudah menumpuk,” ungkapnya.

Ia pun meminta PPPK guru dan nakes agar lebih bersabar karena kondisi ini bukan kemauan dari Pemda tapi memang kondisi keuangan yang tidak memungkinkan.

“Kami meminta agar teman-teman PPPK guru dan nakes lebih bersabar karena kondisi ini memang bukan unsur kesengajaan tapi kondisi keuangan kita yang memang tidak memungkinkan,” pintanya. (Adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *