Resesi Ekonomi, Ekonom Senior Rizal Ramli Usulkan Ini

0
29

TerawangNews.com, JAKARTA – Indonesia resmi masuk resesi pasca Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kembali minus 3,49 persen pada kuartal III 2020.

Ekonom senior Rizal Ramli menilai, hal itu terjadi akibat tim ekonomi Presiden Joko Widodo tidak mempunyai terobosan fundamental dalam situasi pandemi Covid-19.

“Karena kebijakan ekonomi super-konservatif dan neoliberal yang sudah gagal. Mengulangi cara yang sama yang telah berulang gagal, atau ubah strategi dan pecat Menteri,” kata Rizal, Jumat (6/11/2020) dikutip dari rri.co.id.

Medio Agustus 2020, Rizal Ramli telah menyatakan bahwa perekonomian Indonesia sudah masuk dalam resesi sejak kuartal II/tahun 2020. 

Penilaian mantan Menko Ekuin pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu didasarkan pada rumusan yang lazim di dunia internasional.

“Kita bisa lihat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 yang sebesar 2,97 persen sudah mengalami kontraksi 2 persen dibandingkan dengan kuartal IV/2019 yang tumbuh 4,97 persen,” ungkapnya.

“Kemudian pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi lagi-lagi terkontraksi -5,32 persen atau minus 4,19 persen ketimbang kuartal I/2020,” jelasnya.

Tak hanya itu, Rizal menilai, strategi Menteri Keuangan gagal paham karena hanya fokus mengejar pajak kalangan menengah ke bawah atau yang kecil. 

“Sama yang gede-gede tidak berani justru dikasih tax holiday dan pembebasan pajak 20 tahun, dan sebagainya,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di rri.co.id dengan judul “Resesi Ekonomi, Rizal Ramli Usulkan Pecat Menteri”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here